Mencanangkan Sekolah Berwawasan Seni

Oleh Dra Sri Sujarotun
Dra Sri Sujarotun
Tahun ajaran 2010/2011 segera kita jelang. Langkah bijaksana untuk menghargai salah satunya dengan menyiapkan serangkaian program dan evaluasi terhadap program tahun sebelumnya. Secara  umum program  yang  kita canangkan tahun lalu baik akademik maupun nonakademik telah berjalan baik  antara lain pemberian reward kepada siswa berprestasi, budaya kompetisi,  gelar kreasi siswa pada kegiatan tengah semester, peningkatan kedisiplinan, peningkatan kebersihan sekolah, dsb.

    Untuk tahun pelajaran 2010/2011  sekolah ini oleh dinas pendidikan Kabupaten diwacanakan dan dipersiapkan untuk ditetapkan sebagai sekolah berwawasan seni. Berkaitan dengan itu, hal  mendasar yang harus dipahami bersama adalah bahwa seni akan menjadi menjadi keunggulan lokal sekolah ini. Ini bukan hal yang mudah untuk diwujudkan tetapi menjadi tantangan yang harus diterima dan dihadapi bersama.

    Lalu seni macam apakah yang bisa dikembang dan bagaimana pelaksanaannya? Jawaban pertama tentu seni yang merupakan budaya khas purworejo ( dolalak ) dan seni lain yang ditinjau dari SDM dan sarananya memungkinkan dilaksanakan di sekolah ini antara lain: seni musik ( band ),  solo vokal, paduan suara, teater,  hadroh, batik, , tari dan seni lain.  Sebagian sudah terlaksana di sekolah ( dolalak,  musik / band, solo vokal, paduan suara, teater) dan yang  dalam  waktu mendatang sangat mungkin dilaksanakan  ( hadroh, batik, tari, dsb. ).

    Dolalak sebagai tari khas Kabupaten Purworejo merupakan target utama yang akan dikembangkan di sekolah ini. Siapa lagi yang akan peduli kalau tidak dimulai oleh kaum muda bagian dari masyarakat purworejo, bagian  dari ruh budaya itu dilahirkan yang pada masanya dulu menjadi kebanggaan masyarakat kita. Janganlah nanti ada pihak lain ( Malaysia??? ) yang lebih peduli dan lebih banggga pada budaya kita karena memang mereka lebih peduli dan lebih piawai dari kita. Lihatlah pula Jepang yang selalu bangga pada seni budayanya seiring kebanggaannya pada  kemajuan ipteknya.

    Pelaksanaan  semua pendidikan seni itu di sekolah bersifat luwes artinya dapat dilaksanakan sebagai kegiatan intrakurikuler atau dilaksanakan sebagai kegiatan ekstrrakurikuler.  Pada pelaksanaan ini ada yang harus dijunjung tinggi dan ditargetkan bersama yaitu adanya komitmen dan kebanggaan. Semua yang terlibat dalam pelaksaanaan kegiatan itu harus mempunyai komitmen untuk bisa berhasil sehingga mencapai target yang dapat membanggakan dan dibangggakan.

    Keberhasilan adalah tercapainya target yang direncanakan. Keberanian untuk memulai melaksanakan rencana  merupakan keberhasilan yang pertama.  Berani merencakan berani memulai dan semoga Alllah meridhoi.

Sumber :

Panca Darma Plasma

 
Pecinta Alam SMA N 3 Purworejo Jln. Yogyakarta KM 08, Purwodadi Purworejo, 54173